Capres Anies Baswedan Sebut Indonesia Krisis Petani Muda: Negara Harus Perbaiki Tata Niaganya!

WARTAKOTALIVE.COM – Capres nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan berkomentar terkait krisis petani berusia muda di Indonesia.

“Sebetulnya salah satu sektor yang terus dibutuhkan selama masih ada umat manusia itu namanya pangan. Sektor itu potensinya luar biasa,” ujar Anies Baswedan dalam acara Desak Anies di Asmara Garden, Gorontalo, Senin (8/1/2023).

Anies Baswedan mengakui, dalam sektor tersebut ada hulu dan hilir dan banyak anak muda masuk ke bagian hilir tapi tidak di hulu.

“Restoran, Kafe itu hilir paling ujung. Tapi di hulu masih belum. Kenapa? Karena di hilir sudah terbukti menguntungkan, sudah terbukti bisa hidup, bisa sejahtera karena itu di hilir tumbuh. Tapi di hulu belum,” tukas Anies Baswedan.

Baca juga: Desak Anies di Gorontalo, Anies Baswedan Kritik Food Estate, Ungkap Keunggulan Pola Contract Farming

“Itu sebabnya tata niaganya perlu diperbaiki oleh negara. Kalau negara tidak memperbaiki tata niaga ya tidak akan ada anak muda yang masuk ke sektor hulu pertanian.”

“Di situ sesungguhnya kunci utamanya dan itu yang kami rencanakan perbaiki agar anak-anak muda nanti melihat hulu sektor pertanian sebagai kesempatan untuk berusaha dan bisnis,” tutupnya.

Pola Contract Farming

Anies Rasyid Baswedan menilai program Contract Farming yang diusungnya lebih baik dibanding Food Estate.

“Contract farming itu kontak pembelian hasil panen. Kita di Jakarta membuat sebuah kerjasama dengan kelompok-kelompok tani agar produk pertanian mereka dibeli dan selama 5 tahun dan disepakati harganya,” kata Anies Baswedan di acara Desak Anies di Asmara Garden, Gorontalo, Senin (8/1/2024).

Kata Anies Baswedan, keunggulan Contract Farming ini juga ada untuk plafon bawah dan atas sehingga memiliki kepastian untuk petani dan pembeli.

“Pola seperti ini yang akan kita lakukan, bukan dengan food estate yang dalam kenyataannya membuka lahan baru, punya dampak lingkungan sementara bibit yang ditanam tidak bisa tumbuh, uang negara dialokasikan dan tidak kembali dengan optimal,” tutur Anies Baswedan.

Baca Juga  Timnas Amin Ingin Anies dan Prabowo Bertemu, Sudirman Said: Supaya Tradisi Demokrasi Lebih Sehat

“Jadi kami percaya dengan pola contract farming ini Insya Allah bisa dilakukan di Gorontalo sehingga petani di sini memiliki rasa tenang atas produk pertaniannya,” tambah Anies Baswedan.

Anies Baswedan juga turut menjelaskan mengenai kebijakan untuk Kartu Tani.

“Ketika bertemu dengan petani di manapun, masalahnya di mana-mana adalah pupuk. Bagi kami, ini sesuatu yang aneh. Kenapa?”



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *