Davina Karamoy Menjadi Mualaf: Mama Bacakan Surat Al Isra saat Aku Sakit, Nggak Lama Langsung Sehat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pemain film dan web series Davina Karamoy berbagi cerita tentang perjalanan spiritualnya, hingga memeluk agama Islam di usianya yang ke 17 tahun.

Davina Karamoy mengakui dirinya memeluk agama Islam atau mualaf saat masih duduk dibangku SMA, tanpa paksaan dari keluarga atau orangtuanya sendiri.

Baca juga: Davina Karamoy Rayakan Ulang Tahun Setiap Peringatan HUT RI, Selalu Dapat Kejutan Saat Tambah Usia?

“Keluargaku itu hampir sekeluarga mualaf, aku terakhir, kakak dan adikku punya jalan dan cerita sendiri saat mualaf,” kata Davina Karamoy ketika ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2024) petang.

“Kakaku mencari lewat kajian, kalau aku nggak mencari ya memang dapat hidayah Allah. Nggak ada paksaan sedikitpun dari keluarga,” sambungnya.

Davina menegaskan dirinya tidak pernah mencari agama yang ia ingin yakini.

Sebab sejak kecil ia sudah memeluk agama kristiani. Ia tak mau mencari yang lain.

Davina mengakui sempat sakit parah saat SMA. Bermula dari demam tinggi, saat itu ia sampai tak bisa makan dan beraktivitas apapun.

Baca juga: Meski Mualaf, Mantan Istri Samuel Rizal, Stevie Agnecya Tak Diadzankan saat Dimakamkan,Ini Alasannya

Namun, mujizat tiba-tiba datang ketika sang mama mendoakannya secara Islam.

“Mamaku muslim, dia kasih ayat Al isra 44-46 dan itu kata mama surat benteng, disuruh dibaca. Kebetulan aku masih kristen, jadi aku baca latinnya aja,” ucap wanita berusia 21 tahun itu.

“Setelah baca surat yang dikasih mama, nggak lama kemudian aku langsung sehat. Di situ pertama kalinya mulai terketuk karena manjur lah,” sambungnya.

Setelah kondisinya prima, Davina Tesalonika Karamoy mengaku mulai belajar tentang Islam, dimulai dari wudhu hingga solat lima waktu.

Baca Juga  Timnas Indonesia vs Timnas Libya: Pasukan Merah Putih Mengusung Misi Revans

Davina belajar wudhu dari sang adik di rumah. Ada kejadian nyata yang membuatnya sampai kaget, saat sedang belajar wudhu.

“Jadi pas wudhu di rumah, lagi bilas kepala ini real, di tangan ada kerikil dan tanah. Aku merasa kotor banget ya, padahal gak ada siapa siapa, kok gua kotor banget aku masih kristen waktu itu,” jelasnya.

“Di situ mulai belajar solat, disuruh hafalin empat surat pendek, Al Fatihah, Al Ikhlas, Al falaq, dan An Nash lalu dihafalkan lah,” tambahnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *