Gubernur Jambi Geram RSUD Mattaher Tolak Warga Miskin Berobat Hingga Meninggal

Kamis, 3 Agustus 2023 – 08:10 WIB

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris mengaku kecewa dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jambi, yang menolak pasien berobat karena tidak memiliki BPJS Kesehatan dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) hingga akhirnya pasien tersebut meninggal dunia di rumahnya. 

Baca Juga :

Konser Band Kotak di Area Rumah Sakit Dituding Tak Berempati pada Pasien

Saking geramnya, Gubernur Jambi, Al Haris langsung melakukan sidak ke RSUD Raden Mattaher untuk mengklarifikasi masalah tersebut dan memberikan arahan kepada petugas rumah sakit.  

“Kalau pasien kesini jangan ditolak dan dirawat dengan baik, baik itu SKTM maupun BPJS nanti menyusul yang penting dirawat dulu,” kata Al Haris 

Baca Juga :

Sudah Sempat Pulang, Arsy Hermansyah Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

Al Haris mengatakan dirinya saat menghadiri rapat paripurna dilaporkan anggota dewan DPRD Provinsi Jambi ada masyarakat ditolak RSUD Mattaher, disuruh pulang dan meninggal dunia. 

Gubernur Jambi Al Haris sidak RSUD Raden Mattaher Jambi usai tolak pasien miskin

Gubernur Jambi Al Haris sidak RSUD Raden Mattaher Jambi usai tolak pasien miskin

Baca Juga :

Gubernur Isran Noor Optimis Kemiskinan Kaltim di Bawah 3 Persen

“Jadi ada masyarakat yang melaporkan, bahwa ada warga pasca operasi pulang, terus dibawa ke Mattaher Jambi lagi dan terus disuruh pulang dengan alasan pasien penuh dan disuruh bawa SKTM dan BPJS. Ini yang saya tidak mau dan tidak menghendaki, apalagi pasiennya meninggal dunia,” ujarnya

Al Haris menegaskan pasien yang datang ke rumah sakit membutuhkan perawatan dan pelayanan kesehatan maksimal. Ia mewanti-wanti agar tidak ada lagi insiden menolak pasien datang ke rumah sakit dengan alasan tak punya BPJS, SKTM apalagi alasan kamar pasien penuh. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *