Ibu dari Balita yang Dianiaya Pacar Tante Kesulitan Pulang ke Indonesia, Kerja TKW di Malaysia

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI – Polisi upayakan ibu kandung dari balita laki-laki berinisial HZ (3) dianiaya oleh pacar tantenya berinisial RA (29) di kawasan Condet, kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk bertemu.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan upaya itu dilakukan pihaknya untuk memaksimalkan penanganan terhadap penganiayaan balita tersebut.

Leonardus mengungkapkan telah berkomunikasi dengan ibu kandung korban yang diketahui merupakan pekerja migran di Malaysia. 

“Setelah kejadian, kami komunikasi dengan ibu korban yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia. Namun ibu korban kesulitan biaya. Kami akan berupaya agar ibu korban bisa pulang,” kata Leonardus, Rabu (13/12/2023)

Sementara ayah kandung korban dijelaskan Leonardus sebelumnya sudah mendatangi ke RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur dari Bengkulu pada Senin (11/12/2023) malam. 

Baca juga: Motif Penganiayaan Balita oleh Pacar Tantenya, Korban Selalu Rewel saat Pelaku Berhubungan Intim

“Kemarin malam telah sampai bapak kandung anak ini dari Bengkulu,” lugasnya.

Motif Penganiayaan

Sebagai informasi, sebelumnya Leonardus juga mengungkapkan motif penganiayaan balita HZ oleh RA.

Motif tersebut pihaknya ketahui usai melalukan pemeriksaan terhadap RA dan tante korban berinisial SAB (17).

“RA dan SAB ini tinggal satu kontrakan layaknya suami istri. Karena alasan HZ sering rewel dan mengganggu hubungan asmara antara RA dan SAB maka tersangka RA sering melalukan kekerasan fisik dan penganiayaan terhadap HZ,” kata Leonardus di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (12/12/2023).

Leonardus menuturkan RA kerap melalukan penganiayaan terhadap HZ hingga kondisinya saat ini kritis.

“Korban disundut dengan rokok, dibanting, dipukul, hingga dicekik,” tutur Leonardus.

Baca juga: Leon Dozan Ditahan Setelah Jadi Tersangka Penganiayaan Pacar, Willy Dozan Berharap Ada Perdamaian

Baca Juga  Keluarga Ungkap Gelagat Tidak Biasa Rizal Ramli Sebelum Meninggal

Sementara Kepala Rumah Sakit Polri (Karumkit RS Polri) Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto mengatakan kondisi HZ hingga Selasa (12/12/2023) masih koma alias belum sadarkan diri karena alami cidera otak berat.

Tidak hanya itu, Hariyanto bersama pihaknya juga menemukan beberapa kondisi tulang HZ alami patah.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *