Imbas Salah Surat Suara DPRD, KPU DKI Jakarta Arahkan Belasan Pemilih di TPS 147 untuk Coblos Ulang

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengarahkan 18 pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 147 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk memilih ulang.

Ketua Divisi Teknis KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya, mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena terdapat kesalahan terhadap surat suara untuk DPRD.

Seharusnya, TPS 147 yang diketahui berada di wilayah daerah pemilih (Dapil) III, yakni Penjaringan, Tanjung Priok, dan Pademangan.

Namun 18 pemilih di TPS 147 sudah terlanjur memilik surat suara dengan Dapil II, yaitu Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading.

“Terhadap 18 pemilih yang sudah mencoblos dipanggil kembali, sekarang sudah sebagian besar menggunakan hak pilih kembali jadi diulang,” kata Dody, Sabtu (24/2/2024).

Baca juga: Jusuf Kalla Nilai Hak Angket Kecurangan Pemilu Baik untuk Penggugat dan Tergugat

Dody menuturkan bahwa surat suara yang sudah sempat tercoblos dan dimasukkan ke kotak suara oleh 18 pemilih itu ditarik kembali untuk dipisahkan.

Sebab surat suara tersebut sudah dianggap tidak sah dan belasan pemilih itu diberikan surat suara pengganti dari KPU untuk DPRD yang sesuai dengan dapilnya.

“Sementara surat suara yang sudah tersebut dipisahkan surat suara yang sudah dicoblos itu ditarik kembali diberikan tanda disilang dan itu tidak dapat itu sebagai surat suara yang benar jadi ini clear,” tutur Dody.

Dody mengungkapkan kejadian itu bermula ketika TPS 147 melaksanakan Pemilu susulan pada Sabtu (24/2/2024) sekira pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Parpol Pengusung Anies-Cak Imin Dukung Hak Angket, Ganjar: Itu Cara Terbaik untuk Pemilu Seperti Ini

Pemilih ke 18 kemudian melaporkan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bahwa adanya perbedaan surat suara.

Sehingga, KPPS langsung memberitahukan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan berkoordinasi bersama KPU Jakarta Utara untuk mencari solusi.

Baca Juga  Ada Dua Hal Reformasi Kalurahan Menurut Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan KDPDTT, Apa Saja?

Sehingga petugas relevan sepakat untuk mengganti total 100 surat suara yang berbeda dengan 18 sudah tercoblos oleh pemilih itu.

“Ada beberapa opsi, salah satunya tetap meneruskan (Pemilihan) nantinya dianggap surat suara masuk ke suara partai politik itu dengan keputusan mahkamah konstitusi ada seperti itu, namun saya sudah sampaikan bahwa surat suara langsung diganti, kami ikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Dody.

BERITA VIDEO: TPS 043 Menteng Lakukan Pumungutan Suara Ulang Caleg Gegara Kesalahan KPPS

Menanggapi hal itu, anggota Bawaslu Jakarta Utara Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pemilu, Yapto Sendra menegaskan hambatan tersebut sudah terselesaikan dengan baik.

Pergantian surat suara tersebut diketahui juga oleh seluruh saksi hingga pihak relevan yang berada di lokasi TPS tersebut.

“Selanjutnya surat suara itu harus masuk ke dalam surat suara tersegel nantinya, dan itu tidak dapat dipergunakan dan tidak bisa dihitung juga karena ini kembali di awal lagi ini solusi yang terbaik,” kata Yapto.  (m37)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *