Kemenpora-UNDP Kumpulkan Wirausahawan Muda di Kamp Pelatihan untuk Tingkatkan Kemampuan Berbisnis

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA– Program Pembangunan PBB, United Nations Development Program (UNDP) dan Citi Foundation, bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga menggelar acara tahunan bertajuk Youth Co:Lab Indonesia National Bootcamp 2023.

Youth Co:Lab National Bootcamp 2023 menampilkan beragam kelompok wirausaha muda, dengan fokus pada inklusivitas.

M. Didi Hardiana, Head of Innovative Financing Lab mengungkapkan, program transformatif ini mempertemukan 50 perwakilan pemuda dari 25 wirausaha sosial, semuanya berdedikasi untuk mendorong perubahan positif di komunitas mereka.

National Bootcamp di Indonesia tahun ini  bertujuan untuk memberdayakan pengusaha sosial muda untuk meningkatkan skala bisnis mereka dan memperkuat dampak sosial mereka.

“Dengan tema #InclusiveEntrepreneurship atau Kewirausahaan yang Inklusif. Ditujukan untuk memberdayakan bisnis yang berasal dari atau membantu kelompok yang secara tradisional kurang terwakili dan kurang beruntung, seperti perempuan, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan individu yang terpinggirkan secara ekonomi, untuk berpartisipasi aktif dan unggul dalam kegiatan kewirausahaan,” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (29/11/2023)

Baca juga: Mikha Tambayong Jadi Staf Ahli Kemenpora: Knowladge Is A Big Power

Sementara itu, Puni A. Anjungsari, Country Head of Public Affairs, Citi Indonesia menambahkan, kewirausahaan memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Untuk memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal, generasi muda sebagai penerus bangsa harus diberikan kesempatan dan akses yang luas untuk menjadi penggerak utama perekonomian melalui kewirausahaan,” ungkapnya

Acara ini menjadi wadah positif untuk membina kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan. Upaya kolektif ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap target rasio kewirausahaan pemerintah sebesar sekitar 4 persen pada tahun 2024. Saya berharap inisiatif ini akan memberdayakan generasi muda untuk lebih
mengembangkan lingkungan yang mendukung kewirausahaan generasi muda di Indonesia.”

Baca Juga  Ratih Ikut War Tiket Kereta Api untuk Mudik ke Pekalongan, Suami Sampai Begadang, Ini Kisahnya

Bootcamp tidak hanya menyediakan platform bagi peserta untuk mempresentasikan proyek mereka namun juga berfungsi sebagai ruang untuk koneksi dan kolaborasi yang bermakna. Acara ini diakhiri dengan sesi penutupan, sehingga para peserta terinspirasi dan termotivasi untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju pembangunan berkelanjutan.

Puncak dari acara ini adalah Sesi Pitching Offline, yang mempertemukan sepuluh wirausaha sosial terpilih dari Bootcamp.

Para wirausahawan ini memiliki kesempatan berharga untuk mempresentasikan inisiatif inovatif mereka kepada beragam audiens, termasuk calon investor, mentor, dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Terus Dukung Kompetisi DBL Menpora Janjikan Semua Peserta DBL Dapat Sertifikat Kemenpora

Panel juri yang terdiri dari para pakar terkemuka di bidang kewirausahaan sosial memanfaatkan rubrik terstruktur untuk mengevaluasi presentasi para peserta. Kriterianya mencakup definisi dan urgensi masalah yang ditangani, relevansi solusi langsung, perbedaan dari solusi yang ada, dampak positif yang diharapkan, permintaan pasar, skalabilitas, dan kekuatan fungsional tim. Acara ini diakhiri dengan pemberian penghargaan atas pencapaian 5 usaha sosial terpilih:

1. Best Social Impact Award: Lestari Jamuku

2. Penghargaan Inovasi Inklusif: Sunar Sanggita

3. Penghargaan Model Bisnis Berkelanjutan: MILFA

4. Penghargaan Juara Validasi Pasar: Lokality

5. Penghargaan Keunggulan Kolaboratif: Gastro Tourism Academy

 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *