Tak Mau Seperti Divestasi Freeport, MIND ID ‘Keukeuh’ Ingin Jadi Pengendali Vale

Senin, 14 Agustus 2023 – 18:08 WIB

Jakarta – Holding BUMN pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) menegaskan tekad agar pemerintah melalui MIND ID menjadi pengendali PT Vale Indonesia Tbk (INCO) setelah proses divestasi yang bakal dilakukan.

Baca Juga :

Siap Jadi Pemain Utama Rantai Pasok Ekosistem EV, Bos MIND ID: Kami Sedang Berproses

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk tidak mengulangi apa yang terjadi saat pemerintah mengakusisi saham divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI). Sebab, menurutnya saat itu pihak pemerintah Indonesia hanya menjadi pemegang saham mayoritas di Freeport, namun tidak berperan sebagai pengendali.

“Karena kami harus menjadi pengendali (di Vale Indonesia), supaya bisa memastikan pengembangan terjadi,” kata Hendi di Forum Sinergi BUMN-Swasta, kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 14 Agustus 2023.

Baca Juga :

Wamen BUMN Ungkap Waskita Karya Bakal Jadi Anak Usaha Hutama Karya, Diperkirakan Rampung Tahun Depan

PT Vale Indonesia

Dia menambahkan, pemerintah melalui MIND ID juga ingin memastikan bahwa Indonesia akan turut mengambil peran, dalam pengembangan tambang Vale di Tanah Air. 

Baca Juga :

Divestasi Saham Vale Belum Juga Rampung, Ini Kata Menteri BUMN

“Mengutip Pak Menteri (ESDM), pengembangannya (Vale) sejak 2014 kan kurang kalau dilihat dari potensi yang ada di sana,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya MIND ID telah menyepakati prinsip dasar divestasi 14 persen saham INCO, secara B2B atau business-to-business.

Halaman Selanjutnya

Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan, hal itu mencakup soal pengendali, serta harga saham yang diambil alih. Sehingga, kepemilikan saham MIND ID di INCO hampir dipastikan bertambah menjadi 34 persen, dari sebelumnya hanya 20 persen.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Jakarta Jumt 24 November Siang dan Malam Berpotensi Hujan Petir di Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *