Tampil Cemerlang di Ajang IWWC Thailand, Eko Yuli Kunci Tiket Olimpiade Paris 2024

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

WARTAKOTALIVE. COM, JAKARTA – Lifter kebanggaan Indonesia, Eko Yuli kembali memperlihatkan bahwa kualitasnya belum pudar.

Di usianya yang menginjak ke-34 tahun ini, Eko Yuli memastikan diri tampil di Olimpiade Paris 2024 usai tampil cemerlang di International Weightlifting World Cup di Phuket, Thailand, Selasa (2/4/2024).

Eko berhasil menyelesaikan angkatan snatch 133 kg, namun ia tidak menyelesaikan angkatan clean and jerk dengan sempurna karena masalah cedera lutut yang dialaminya belum sembuh 100 persen.

Penampilan Eko Yuli di Olimpiade Paris nanti memperpanjang catatan dirinya tampil di Olimpiade, yakni lima kali.

Baca juga: Menpora Targetkan Indonesia Raih Medali di Bulutangkis dan Panjat Tebing Pada Olimpiade Paris

Kendati demikian, Eko berada di urutan ketiga Olympic Qualification Ranking dengan total angkatan 300kg. Catatan ini diraih Eko saat tampil di Kejuaraan Dunia Angkat Besi (IWF World Weightlifting Championship) di Bogota, Colombia 2022 lalu.

“Alhamdulillah, bersyukur masih dikasih kesempatan sama Tuhan Yang Maha Kuasa buat ikut OLimpiade lagi untuk kelima kali,” ucap Eko Yuli.

Untuk bisa lolos ke Olimpiade, Eko juga harus mengalahkan kompatriotnya, Ricko Saputra yang sebenarnya juga masuk dalam long list lifter yang lolos dengan mengemas total angkatan 298 kg.

Baca juga: Tiket Olimpiade Paris di Tangan, Anthony Ginting tak Anggap Remeh Ajang BAC 2024

Namun, aturan di IWF (International Weightlifting Federation) berbunyi, satu negara hanya bisa mengirimkan satu wakilnya yang memiliki total angkatan tertinggi di satu kelas lomba.

“Tidak cuma Indonesia, China, Malaysia, Thailand juga menjadikan World Cup ini sebagai seleknas mereka untuk menentukan atlet terbaik yang bisa lolos. Jadi tadi saya bermain aman saja untuk bisa lolos,” ujar Eko.

Baca Juga  Eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Blak-blakan Mengapa Memilih Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres 2024

“Ini last olympic buat saya kalau melihat persaingannya sekarang. Saya mau pulih dulu lututnya, mau berusaha sembuh dulu masih ada 3 bulan ke depan. Recovery lutut bisa selesai supaya nanti di Paris 2024 bisa main lebih lepas dan maksimal supaya hasilnya juga bisa maksimal,” pungkasnya. 

FPTI targetkan dua atletnya tampil di Olimpiade Paris

Sementara itu, dua atlet panjat tebing Indonesia di bawah naungan Pengurus Federasi Pengurus Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sudah dipastikan tampil di Olimpiade Paris 2024.

Kedua atlet tersebut, yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rahmad Adi Mulyono.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *