Timnas Amin Ingin Anies dan Prabowo Bertemu, Sudirman Said: Supaya Tradisi Demokrasi Lebih Sehat

WARTAKOTALIVE.COM BREBES – Co-Captain Tim Nasional capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Sudirman Said berharap agar Anies dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto bisa bertemu.

Hal tersebut disampaikan Sudirman Said saat ditemui di kediamannya di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (19/4/2024) sore.

“Saya punya harapan begitu semua. Ini kalau mau ngomong lebih terus terang kan pak Prabowo telah ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU. Sidang MK kita lihat seperti apa gitu. Kalau tidak ada perubahan signifikan artinya kan Pak Prabowo menjadi presiden. Wajar saja kalau para calon presiden yang tidak menang menyambut dengan selamat, supaya tradisi demokrasi kita lebih sehat,” jelas dia.

Sudirman Said menjelaskan, pertemuan bisa dilakukan apabila hasil putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengubah hasil pemungutan suara Pilpres 2024 yang memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.

“Kalau tidak ada perubahan signifikan artinya Pak Prabowo menjadi presiden, wajar saja kalau para calon presiden yang tidak menang menyambut dengan selamat,” jelas dia.

Sudirman mengatakan, pertemuan Anies dan Prabowo bisa menjadi tradisi yang baik dalam berdemokrasi di Indonesia. 

Eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI) mengatakan ketika MK telah membacakan putusannya, sudah selayaknya semua elemen memberikan pengakuan dan kembali berbaur untuk membangun Indonesia.

“Harus ada titik di mana ini (kompetisi) semua harus selesai, dan ketika selesai ya rembukan, gitu,” jelas dia.(m27)

Baca juga: Penjelasan Yusril Mengapa Putusan MK No 90 Bermasalah, tapi Pencalonan Gibran Sah

Baca juga: Pendukung Prabowo-Gibran Batal Unjuk Rasa di Depan MK, Polisi Tutup Jalan Merdeka Barat

Hormati Keputusan MK

Co-Captain Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (Amin), Sudirman Said menegaskan pihaknya menghormati apa pun keputusan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2024 pada 22 April 2024 mendatang. 

Baca Juga  Bocoran Cawapres Ganjar, PDIP Ungkap Megawati Suka Gabungkan Nasionalis Islam

Hal tersebut disampaikan Sudirman Said di Padepokan Kalisoga, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2024) malam.

Sudirman Said menegaskan, pihaknya telah bekerja secara maksimal dalam menjalani berbagai persidangan.

“Saya kira mereka (Tim Hukum AMIN) bekerja secara maksimal jadi kita mengapresiasi itu. Baik sebagai bagian dari yang ikut kontestasi maupun warga negara. Saya ingin menempatkan proses ini sebagai proses yang memang formal mesti diikuti dan pada waktunya sudah selesai ya kita mesti hormati apapun keputusannya,” ucap Sudirman Said.

Pihaknya, kata dia, telah berusaha menunjukkan berbagai bukti dan menghadirkan saksi serta para ahli untuk mengungkap adanya kecurangan dalam Pilpres 2024 yang dimenangkan oleh paslon Prabowo-Gibran versi KPU RI.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *